Hindari Penipuan “Scammers”

Banyak hal yang bisa didapatkan dari internet, selain bisa mendapatkan banyak informasi tetapi banyak juga hal yang harus dihindari.  Memang, diharapkan kita bertemu dengan orang jujur yang layak menemukan cinta dan persahabatan. Namun, terkadang banyak orang tidak jujur yang mengakses sebuah situs internet dan akhirnya bergabung untuk mendapatkan uang atau memanfaatkan kita.

Di dunia online, mencari tahu siapa yang baik atau buruk dapat menjadi kompleks dan sedikit membingungkan. Dengan porsi sehat dari kehati-hatian dan akal sehat, hindari patah hati dan kerugian dari internet.

Bagi yang suka chatting online ataupun yang suka bergabung dengan dating site, berikut beberapa tips yang harus diwaspadai, untuk menghindari penipuan :

  1. Berkenalan dengan seseorang, yang mengindikasikan dari negara tertentu, tapi bercerita kepada kita sedang berada di tempat lain dengan alasan bekerja, dll.  Yang banyak terjadi, dia berasal dari negara tertentu dan sedang berada di Malaysia, atau akan tugas di Thailand, atau akan buka usaha di Malaysia.
  2. Foto yang terpasang “looks good to be true”
  3. Pengakuan “cinta abadi” kepada kita dalam waktu singkat
  4. Memaksa kita untuk meninggalkan site secepatnya untuk bicara secara privat
  5. Mengaku bekerja di perusahaan yang “wah”, padahal setelah ditelusuri lebih lanjut mengenai pekerjaannya ternyata tidak bisa menjawab, kebanyakan akan mengaku dari perusahaan Oil
  6. Bercerita mengenai tragedi yang menimpa keluarga atau orang-orang terdekatnya
  7. Bercerita mengalami masalah dengan Kedutaan, atau visa yang meminta mereka untuk meninggalkan negara dimana mereka sedang berada
  8. Hati-hati jika tiba-tiba ada yang add kita di sebuah site, atau menelpon atau mengirim email yang tiba-tiba memberi kepercayaan kepada kita untuk menerima uang atau apapun, abaikan saja
  9. Hati-hati jika mendapatkan kita dikirim surat pernyataan dari sebuah perusahaan bahwa kenalan kita adalah satu-satunya pewaris dari seseorang, suratnya meyakinkan
  10. Website palsu : hati-hati juga mengenai kepemilikan perusahaan sendiri, karena website dapat dengan mudah dibuat
  11. Secepat kilat mengirimkan tiket pesawat atas kedatangannya, jika dicek dengan teliti ternyata banyak sekali salah eja atau salah tulis di tiket, dan jika kita cek lebih lanjut ternyata tidak ada dalam daftar flight
  12. Dia akan bertanya detail tentang pekerjaan kita, gaji dan lain-lain
  13. Bergaya pencemburu dan melarang berbicara dengan orang lain
  14. Berpura-pura ngebet mau segera nikah
  15. Biasanya akan mengaku kepada kita, bahwa mereka pernah tertipu juga, dan meminta kita untuk lebih berhati-hati
  16. Jangan terlalu mudah menerima barang atau apapun yang dalam skenarionya mengirimkan parcel/ gift, karena pada saat tertentu kita akan ditelpon yang mengaku dari Custom’s Problem, website tentang kurir pengiriman cukup meyakinkan
  17. Perhatikan logat berbicara di telepon atau di call chat
  18. Perhatikan pada saat video call (gesture, ekspresi, dll) pada saat berbicara, karena banyak sekali kejadian yang hanya memasang video lain
  19. Hindari bantuan yang berupa cek, wesel, transfer kawat, pembelian barang, tiket pesawat, atau rekening bank.
  20. Hindari mengirimkan foto, jika belum jelas orangnya, karena banyak kejadian foto kita dipakai untuk menipu orang lain.
  21. Jangan mudah terbujuk rayuan (benar juga tentang : lidah tak bertulang)
  22. Hati-hati berbagi informasi pribadi
  23. Hati-hati dengan muka brondong memelas yang membutuhkan perhatian dan sumbangan
  24. Jangan terlalu masuk ke hati, otak harus lebih pegang kendali
  25. Dengarkan suara hati “feeling”, “instinct”, jika ragu-ragu secepatnya laporkan ke site yang bersangkutan

Poin yang terangkum dalam 25 nomer tersebut tentu belum cukup jika dibandingkan dengan berbagai pengalaman penipuan di internet.  Namun demikian, tidak perlu takut, kita cukup dengan berhati-hati dan mau lebih berpikir. Penipuan tidak hanya terjadi di internet, namun bisa terjadi dimana saja. Poin-poin tersebut didapatkan berdasarkan pengamatan dan research kecil-kecilan dengan berpura-pura menjadi karakter yang diinginkan scammers.  Ditambah lagi dengan penuturan orang-orang yang menjadi korban penipuan, lelaki dan perempuan (dari Indonesia maupun Luar Negeri).  Tulisan ini dimaksudkan agar tidak ada lagi yang tertipu di internet minimal mengurangi, terutama para wanita, yang sering menyimpan perasaan tidak tega.# (Riest)

4 thoughts on “Hindari Penipuan “Scammers”

  1. benar sekali… baru kenal tiba-tiba langsung menyatakan suka dan akan mengirimkan barang -barang mewah dan uang tunai , dan mengaku akan pergi selama dua minggu untuk alasan kerja dan bekerja di perusahaan oil . lalu bagian ekspedisi meminta kita untuk membayarkan pajak karena ada uang tunai di dalamnya. dan sang pengirim tidak bisa di hubungi, lalu kita disuruh untuk mengirimkan wesel,untuk wanita jangan langsung percaya bujuk rayuan gombalnya karena mereka pasti bilang nanti setelah dua minggu akan menemui anda dan keluarga .
    itu adalah penipuan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s